Selingkuh atau Jujur
Selingkuh Atau Jujur
Haah...banyak orang mengatakan tidaak setuju dengan perselingkuhan atau selingkuh. Atau mungkin ada beberapa orang yang setuju untuk selingkuh. Atau masih adakah orang yang berfikir seribu kali untuk selingkuh??? Takut barangkali dengan pasangannya. Sebenarnya apapun pendapat orang -orang tentang selingkuh aku atau bahkan kita tak dapat menyalahkannya.
Sebenarnya selingkuh itu sudah tidak asung lagi ditelinga kita. Diibaratkan, sepiring nasi yang telah kita santap sehari-hari beserta lauk pauknya. Dan selingkuh itu kini sudah menjadi gaya hidup manusia masa kini. Benar tidak??? Aku yakin setiap hari pasti ada kejadian yang sangat memprihatinkan karena selingkuh. Misalnya, sepasang kekasih yang berantem atau bahkan bisa putus karena pasangannya ketahuan selingkuh. Heehehe...seru ya???Aku paling suka melihat kejadian yang seperti ini,nich. Dapat tontonan gratizzz. Jujur aku udah pernah lihat kejadian yang seperti ini ,tapi aku lupa kapan dan dimana tempatnya. Sorry.
Karena selingkuh itu sudah tak asing lagi dijaman modern ini,maka seabrek lagu-lagu yang menceritakan tentang perselingkuhan atau selingkuh. Ya, bisa dikatan lagu-lagu galau. Dan banyak pula mencipta lagu yang berlomba-lomba membuat lagu-lagu galau yang bertemakan selingkuh ini. Seakan mereka turut meramaikan rasa-rasa galau. Yang tau sama banyak artis pasti tau sama lagu-lagunya. Upsss...btw aku disini gak bahas lagu-lagu galau,ya.
Singkat kata,sebenarnya apa yang menyebabkan orang-orang tertentu memiliki niat untuk selingkuh??? Apakah alasan mereka???Aku yakin pasti banyak alsannya. Mungkin ada yang mengatakan : aku selingkuh karena dia tak menarik lagi, karena dia pelit, karena dia egois, karen dia terlalu over protected , dan masih banyak alasan yang lainnya.
Membahas tentang selingkuh, hanya sekedar pengalaman aja. Aku memiliki seorang teman. Dia sendiri memilih selingkuh. Tentu saja dia sendiri yang mengatakannya padaku. Pernah aku bertanya padanya, apa alasannya untuk selingkuh??? Jujur,tanpa kuduga-duga, alasannya sangat sederhana. Dia selingkuh karena kekasihnya yang hobby makan alias doyan makan (sorry...yang suka makan jangan tersinggung ya) hehehe...
Wow, alasannya memang sangat sederhana. Nah...bagaimana menurutmu??? Apakah ini alasan yang masuk akal??? Aku tak tau apakah ini alasannya yang sebenarnya??Ataukah masih ada alasannya yang lain.
Saat itu aku hanya bisa diam mendengarnya. Sedikit terkejut. Padahal mereka sudah lama pacaran. Ternyata lama atau tidaknya suatu hubungan tak menjamin kelanggengan hubungan itu,ya.? Apakah kamu setuju???
Apapun itu, satu alasan atau bahkan beribu alasan, bahwa selingkuh tidaklah dibenarkan atau tak diizinkan. Ini menurutku. Bagaimana menurutmu???
Bukankah hubungan itu akan lebih indah, jika kedua belah pihak saling terbuka atau jujur. Sehingga tak ada yang disakiti maupun dirugikan. Bukankah hubungan itu akan terasa nyaman dijalani, jika kedua belah pihak mau saling menerima apa adanya, bukan adanya apa. Dan hubungan itu akan asyik dijalani jika kedua belah pihak saling melengkapi. Sederhana bukan???
Nah...jika memang suatu hubungan akan berakhir atau putus dan tak dapat diperbaiki lagi, alangkah lebih baik kedua belah pihak berbicara secara baik-baik. Dalam arti mengakhiri suatu hubungan dengan baik-baik pula. Sehingga kandasnya suatu hubungan ytak menunggalkan kepahitan, benci dan dendam.
Bagaimanapun kejujuran dan keterbukaan tetaplah menjadi primadona dalam menjalin suatu hubungan percintaan.
Nah...bagaimana dengan kamu, pilih selingkuh atau jujur???
Membahas tentang selingkuh, hanya sekedar pengalaman aja. Aku memiliki seorang teman. Dia sendiri memilih selingkuh. Tentu saja dia sendiri yang mengatakannya padaku. Pernah aku bertanya padanya, apa alasannya untuk selingkuh??? Jujur,tanpa kuduga-duga, alasannya sangat sederhana. Dia selingkuh karena kekasihnya yang hobby makan alias doyan makan (sorry...yang suka makan jangan tersinggung ya) hehehe...
Wow, alasannya memang sangat sederhana. Nah...bagaimana menurutmu??? Apakah ini alasan yang masuk akal??? Aku tak tau apakah ini alasannya yang sebenarnya??Ataukah masih ada alasannya yang lain.
Saat itu aku hanya bisa diam mendengarnya. Sedikit terkejut. Padahal mereka sudah lama pacaran. Ternyata lama atau tidaknya suatu hubungan tak menjamin kelanggengan hubungan itu,ya.? Apakah kamu setuju???
Apapun itu, satu alasan atau bahkan beribu alasan, bahwa selingkuh tidaklah dibenarkan atau tak diizinkan. Ini menurutku. Bagaimana menurutmu???
Bukankah hubungan itu akan lebih indah, jika kedua belah pihak saling terbuka atau jujur. Sehingga tak ada yang disakiti maupun dirugikan. Bukankah hubungan itu akan terasa nyaman dijalani, jika kedua belah pihak mau saling menerima apa adanya, bukan adanya apa. Dan hubungan itu akan asyik dijalani jika kedua belah pihak saling melengkapi. Sederhana bukan???
Nah...jika memang suatu hubungan akan berakhir atau putus dan tak dapat diperbaiki lagi, alangkah lebih baik kedua belah pihak berbicara secara baik-baik. Dalam arti mengakhiri suatu hubungan dengan baik-baik pula. Sehingga kandasnya suatu hubungan ytak menunggalkan kepahitan, benci dan dendam.
Bagaimanapun kejujuran dan keterbukaan tetaplah menjadi primadona dalam menjalin suatu hubungan percintaan.
Nah...bagaimana dengan kamu, pilih selingkuh atau jujur???
Komentar
Posting Komentar